
Ceritanya
Pasukan dari kerajaan tetangga sudah di depan gerbang. Rygart dan krunya cuma punya waktu beberapa jam sebelum kota benar-benar dikepung. Di tengah kepanikan, Lyra memutuskan untuk menggunakan senjata terlarang yang selama ini dikunci rapat di bawah benteng. Tapi masalahnya, senjata itu belum pernah diuji, dan catatan teknisnya setengah hancur dimakan usia. Rygart sadar ini bukan cuma soal perang biasa, karena di balik serangan ini ada dendam pribadi yang sudah mengakar puluhan tahun. Sementara teman-temannya sibuk mengatur pertahanan, dia justru ditarik ke ruang bawah tanah tempat rahasia kelam kerajaan disimpan. Di tengah tekanan yang makin sesak, satu pertanyaan menggantung di udara: apakah mereka rela kehilangan kemanusiaan demi bertahan hidup?
Kalau suka ini











