
Ceritanya
Kamar apartemen nomor 417, dan dalam seminggu enam orang penghuni melompat dari balkonnya. Dua detektif, Malik dan Riz, dikirim untuk menyelidiki rangkaian bunuh diri massal yang nggak masuk akal itu. Semua korban punya satu kesamaan: sebelum mati mereka sempat berbisik nama seseorang, dan nama itu selalu nama petugas yang menyelidiki kasusnya. Malik mulai dengar bisikan di telinganya tiap malam, sementara Riz menemukan fakta bahwa apartemen itu dibangun di atas tanah kuburan massal dari tahun 80-an. Atasan mereka bilang ini cuma kasus psikosis kolektif, tapi forensik menemukan jejak telapak kaki di langit-langit kamar 417, padahal penghuni di atas sudah kosong setahun.
Kalau suka ini











