Ceritanya
Suara Florence bikin kuping kiri panas, kuping kanan minta mundur. Tapi dia nggak peduli, sosialita kaya raya di New York itu punya satu mimpi besar, tampil di Carnegie Hall. Suaminya yang setia, St. Clair, diam-diam mendukung penuh, meski tahu betul istrinya nggak bisa nyanyi sama sekali. Dia bahkan bayar pelatih vokal dan atur panggung biar Florence tetap percaya diri. Yang bikin absurd, Florence sendiri nggak sadar suaranya seburuk itu, dia yakin banget dirinya berbakat. Semakin dekat hari H, semakin kacau persiapannya, dan semakin banyak orang yang coba tutup mulut biar rahasia ini nggak bocor. Siapa sangka, konser itu akhirnya jadi panggung paling aneh yang pernah dilihat Carnegie Hall, dan penontonnya nggak tahu harus tertawa atau kasihan.
Kalau suka ini













