
Ceritanya
Isaac menghilang begitu saja, meninggalkan Jamie dalam kekosongan yang tak terjawab. Lalu dia mulai muncul lagi, bukan sebagai hantu atau mimpi, melainkan dari celah dimensi lain, berbisik petunjuk yang hanya Jamie bisa dengar. Tanpa pikir panjang, Jamie berlayar ke pulau terpencil yang disebut Isaac dalam pesan-pesan lintas alam itu. Di sana, sunyi dan kabut jadi teman satu-satunya, sementara tumpukan catatan dan peta menggantung di dinding gubuk tua. Makin lama Jamie menyusuri jejak, makin aneh hal-hal yang terjadi, suara dari radio butut yang bicara balik, bayangan di ujung lorong hutan. Apakah Isaac benar-benar menunggu di balik tabir realitas, atau ini semua cuma perangkap yang dipasang oleh pikirannya sendiri?
Kalau suka ini












