
Ceritanya
Bidan tua itu kehilangan suaminya, dan dunia yang dia kenal perlahan runtuh. Putri-putrinya membujuknya kembali ke desa kelahiran, tempat keluarga besar masih memegang erat tradisi. Tapi desa itu bukan lagi tempat yang sama. Modernitas menyusup lewat ponsel, aspirasi anak muda, dan cara pandang baru yang asing bagi perempuan seusianya. Diana Mattos memerankan tokoh utama dengan raut wajah yang bicara lebih keras dari dialog. Sutradara Marcelo Botta menyusun drama keluarga ini dengan tabrakan halus antara masa lalu dan masa depan. Setiap sudut desa, setiap ritual lama, terasa seperti pengingat sekaligus ancaman. Bisakah kebijaksanaan seorang perempuan tua menangani deru perubahan yang tak kenal ampun?
Kalau suka ini











