
Ceritanya
Michael Caine jadi penulis tua bangka yang nyaris lupa cara bikin kalimat. Penerbitnya bangkrut, buku-bukunya nggak laku, dan dia tinggal di rumah penuh debu sama botol kosong. Masuklah Lucy, anak muda dari perusahaan penerbit yang warisan dari almarhum ayahnya, nekat bawa novel terakhir si penulis ke pasar. Tapi si penulis tua itu punya syarat aneh: dia harus ikut tur promosi keliling kota, dengan segala tingkah konyolnya yang bikin Lucy frustrasi setengah mati. Siapa sangka ide gila itu malah mulai menarik perhatian media, dan diam-diam hubungan mereka berkembang jadi lebih dari sekadar urusan kontrak. Tapi pertanyaan besarnya, apakah novel itu benar-benar sehebat drama yang mereka ciptakan?
Kalau suka ini











