
Ceritanya
Richie sudah siap. Tali di tangan, kursi di bawah kaki, dan tekad buat mengakhiri semuanya malam itu. Tapi telepon berdering, dan di seberang sana ada suara Maggie, saudarinya yang bertahun-tahun tak pernah dia dengar. Satu permintaan: jaga Sophia, putrinya, semalaman saja. Richie menunda rencananya, datang ke apartemen di New York yang gemerlap, dan bertemu bocah perempuan yang bicara tanpa filter. Sophia yang polos mulai merobek tembok yang Richie bangun rapat-rapat. Di sela obrolan konyol dan tawa canggung, hubungan yang sempat mati perlahan tumbuh. Tapi pagi akan datang, dan telepon tadi cuma satu malam. Apa benar momen ini cukup buat mengubah arah hidup, atau Richie cuma menunda sesuatu yang sudah pasti?
Kalau suka ini











