
Ceritanya
Salju Finlandia yang dingin bukan satu-satunya yang bikin Miguel “Bayoneta” Galíndez mati rasa. Mantan petinju ini sudah lama hancur oleh tragedi, hidup tanpa arah di negeri asing yang sunyi. Brontis Jodorowsky memerankan Bayoneta dengan beban yang kelihatan dari caranya menunduk, dari jeda sebelum dia bicara. Sampai suatu hari, sesuatu yang kecil terjadi, sesuatu yang memaksanya berhenti dan memilih. Antara terus tenggelam dalam keputusasaan yang sudah jadi kebiasaan, atau bangkit, entah untuk apa lagi. Di balik luka lama dan tubuh yang sudah tidak muda, apa masih ada sisa keberanian untuk bertarung, atau ini cuma soal bertahan hidup?
Kalau suka ini











