
Ceritanya
Korupsi bantuan kemanusiaan. Michael Sullivan, diplomat muda PBB, baru tahu kalau program Oil for Food yang katanya mulia itu penuh uang haram. Mentornya, Costa Pasaris, yang membimbingnya dari awal ternyata menyimpan banyak rahasia. Semakin Michael menggali, semakin jelas program ini bukan sekadar skandal administratif, tapi ada darah di dalamnya. Pendahulunya mati setelah tahu terlalu banyak. Kini Michael dihadapkan pada pilihan yang menjebak, antara ambisi karier diplomatik yang cemerlang atau kejujuran yang bisa membuatnya berakhir seperti pendahulunya. Di negeri asing penuh intrik, siapa yang benar-benar bisa dipercaya jika setiap senyuman menyembunyikan agenda pribadi?
Kalau suka ini












