Ceritanya
Tuna rungu dan bisu, tapi dia bisa mendengar satu suara saja: almarhumah kakaknya. Suara itu datang hanya saat dia membunuh. Di Mumbai, pembunuh berantai ini bergerak dengan alasan yang tidak pernah dijelaskan siapa pun, dan polisi cuma bisa menebak-nebak motif di balik setiap mayat. Huma Qureshi dan Sikandar Kher masuk ke pusaran kasus ini, sementara Chunky Pandey melengkapi barisan pemain dalam campuran aksi, komedi, dan thriller psikologis arahan Nachiket Samant. Tahun 2026, India lagi-lagi bikin film kriminal yang tidak mau menjelaskan apa-apa di awal. Pertanyaannya sederhana tapi mengganggu: kalau suara itu berhenti, apakah dia masih punya alasan untuk membunuh?
Kalau suka ini













