
Ceritanya
Satu langkah di lapangan, satu dentuman di dada. Amaree McKenstry-Hall dan tim football Maryland School for the Deaf tahu mereka bukan cuma main untuk menang. Mereka berjuang mempertahankan rekor kemenangan sambil menanggung beban yang lebih berat, kehilangan teman dekat yang baru saja pergi. Setiap latihan, setiap pertandingan, jadi pengingat bahwa mereka harus terus maju meski dada sesak. Pelatih bilang diam bukan berarti lemah, dan di lapangan mereka buktikan itu. Tapi di luar lapangan, duka itu masih menganga, nggak ada taktik yang bisa menghadapinya. Siapa sangka kekuatan terbesar mereka justru lahir dari kerentanan yang paling dalam?
Kalau suka ini












