
Ceritanya
Laura Bishop bukan lagi tentara. Tapi begitu gereja megah tempatnya kerja diserbu teroris, masa lalunya sebagai pasukan khusus kembali menghantuinya. Putrinya ada di dalam. Itu satu-satunya yang penting. Para penyandera bersenjata lengkap, sistem keamanan gereja sudah dimatikan, dan hitungan mundur entah berapa menit lagi sebelum semua meledak. Columbus Short memerankan salah satu anggota tim yang punya agenda sendiri, sementara Laura harus bergerak diam-diam di antara bangku-bangku kosong, mengingat lagi setiap jurus bertahan hidup yang dulu dia hafal di luar kepala. Yang bikin situasi makin genting, bukan cuma soal bom yang terpasang di altar, tapi juga fakta bahwa Laura sendiri bukan orang asing bagi salah satu teroris itu. Pertarungan personal ini bisa berakhir dengan satu peluru—tapi dari arah mana?
Kalau suka ini












