Ceritanya
Apoteker Melchior namanya, bukan detektif, bukan polisi. Tapi di Tallinn tahun 1400-an, dialah yang paling paham racun, ramuan, dan luka aneh di mayat. Gelombang pembunuhan mengerikan mulai mengguncang kota, korban berjatuhan dengan pola yang tidak masuk akal. Gereja diam, otoritas takut, sementara pelaku terus bergerak bebas. Melchior, yang diperankan Märten Metsaviir, harus mempertaruhkan reputasi dan keselamatannya sendiri untuk membaca jejak yang ditinggalkan di setiap tubuh korban. Semakin dalam ia menggali, semakin jelas bahwa motif pembunuh ini bukan sekadar dendam pribadi, melainkan sesuatu yang mengancam fondasi dunia Kristen saat itu. Tapi apakah seorang apoteker biasa sanggup menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar dari sekadar pisau dan racun?
Kalau suka ini













