
Ceritanya
Dia bisa ngomong Spanyol lancar, tapi nonton baseball sambil makan hot dog. Itu Marcello, pemuda Amerika generasi pertama yang tubuhnya di sini tapi hatinya setengah di sana. Orang tuanya ekspektasi dia jadi pengacara Latin yang bangga, sementara teman-teman kantornya cuma lihat dia sebagai pria biasa tanpa budaya. Marcello terjebak di antara dua dunia, nggak sepenuhnya cocok di salah satu pun. Adegan makan malam keluarga jadi ajang debat soal masa depan, sementara kencan dengan cewek Amerika berakhir kikuk karena ia bawa arepa. Ia harus pilih, atau justru bisa punya keduanya?
Kalau suka ini












