
Ceritanya
November 1963, dan Amerika baru saja kehilangan presidennya. Lyndon B. Johnson naik ke kursi paling berkuasa di dunia dengan satu misi gila, mengesahkan Undang-Undang Hak Sipil di tengah negara yang masih terbelah rasial. Tantangan datang dari mana-mana, bahkan dari partainya sendiri, para senator Selatan yang siap menghadang setiap langkahnya. Johnson harus memainkan semua kartu yang dia punya, kecerdikan politik, tekanan, bahkan ancaman, demi mewujudkan perubahan bersejarah itu. Bryan Cranston membawakan sosok Johnson dengan penuh intensitas, lengkap dengan semua kelicikan dan ambisinya yang tak kenal lelah. Di balik layar kekuasaan, pertarungan sengit terjadi antara idealisme dan pragmatisme. Apakah undang-undang itu benar-benar bisa lolos, atau ambisi Johnson justru menjadi bumerang baginya?
Kalau suka ini












