
Sumber ini menjalankan pemutarnya sendiri di tab baru dan biasanya menampilkan iklan sekali di awal.
Ceritanya
Paul Bäumer dan teman-temannya masuk tentara dengan semangat penuh, yakin bakal jadi pahlawan buat Jerman. Keyakinan itu hancur di parit pertama Front Barat. Perang Dunia I bukan soal kehormatan, tapi lumpur, darah, dan mayat teman yang masih nempel di ingatan. Bäumer lihat sendiri bagaimana satu per satu kawan seangkatannya tumbang, termasuk yang baru seminggu lalu bersamanya tertawa soal seragam tentara yang kebesaran. Dia belajar cara cepat bertahan: jangan terlalu dekat dengan siapa pun. Tapi makin dia menjauh, makin perang itu nempel di tulangnya. Pertempuran terus bergulir tanpa jeda, dan setiap hari terasa seperti meminjam waktu dari kematian. Sampai kapan seorang anak muda sanggup menanggung semua ini tanpa kehilangan dirinya sendiri?
Kalau suka ini












