Ceritanya
Dua puluh enam tahun, hidup di Ain-Shams, Kairo, dan dikelilingi tembok ketidakpedulian. Aisha, perempuan Sudan itu, harus bertahan di lingkungan yang dipenuhi komunitas imigran Afrika, tempat otoritas memilih tutup mata. Geng-geng lokal diam-diam mengambil alih kekuasaan, dan ketegangan sosial yang dibiarkan membusuk itu akhirnya meledak jadi konflik terbuka. Setiap hari adalah negosiasi dengan rasa takut, setiap sudut jalan bisa jadi medan pertarungan. Perjuangannya bukan cuma soal fisik, tapi juga menjaga akal tetap waras di tengah kekacauan yang makin memuncak. Dengan genre crime, drama, dan horor yang berkelindan, film arahan Morad Mostafa ini menangkap realitas getir yang jarang disorot. Pertanyaannya, sampai kapan Aisha bisa bertahan sebelum lingkungan itu benar-benar menelannya?
Kalau suka ini













