
Ceritanya
New York jam dua pagi, dan Olivia yang baru sepuluh tahun jadi satu-satunya saksi penculikan. Wanita muda itu ditarik paksa ke dalam van, tapi semua orang menganggapnya karangan anak kecil. Kakaknya bilang dia terlalu banyak nonton TV. Polisi cuma geleng-geleng kepala. Hanya Detektif Dottie yang bersedia dengar ceritanya, meski sorot matanya masih setengah percaya. Olivia memutuskan nggak butuh izin siapa pun, mulai menyusuri gang-gang gelap Manhattan dengan buku catatan dan sebotol air minum. Dia mengincar jejak ban van itu, menguping percakapan orang dewasa di kafe, dan hampir ketahuan dua kali. Yang bikin deg-degan, dia sadar penculiknya bukan orang asing—dia pernah lihat wajah itu di halte bus. Tapi waktu terus berjalan, dan Olivia harus memutuskan: lari ke Dottie atau masuk lebih dalam sendirian.
Kalau suka ini












