
Ceritanya
Seorang pria diam-diam naik motor sendirian, meninggalkan semuanya di California tanpa bilang ke siapa-siapa. Di belakangnya ada kesedihan yang nggak pernah ia ucapkan, dan setiap kilometer yang ia tempuh terasa seperti langkah menjauh dari beban yang menggerogoti. Jalan raya terbentang panjang, pemandangan berganti perlahan, tapi di dalam kepalanya kenangan terus berputar tanpa jeda. Ia nggak mencari tujuan, hanya butuh jarak antara dirinya dan apa yang ditinggalkan. Kadang berhenti di pom bensin, kadang tidur di pinggir jalan, dan di malam-malam sunyi itu luka mulai bicara. Yang bikin penasaran, apa yang sebenarnya ia tinggalkan di rumah, dan apakah jarak cukup untuk menyembuhkan sesuatu yang bahkan nggak berani ia namai?
Kalau suka ini












