
Ceritanya
Kaki kiri suaminya hilang. Bukan karena kecelakaan, melainkan karena tumor ganas yang sudah lama menggerogoti. Setelah kematian sang suami, istri yang ditinggalkan mendapati dirinya dalam situasi absurd, berkeliling mencari bagian tubuh yang sudah diamputasi itu. Teman-teman almarhum ikut membantu, tapi prosesnya kacau balau, campur aduk antara duka dan tawa yang nggak pada tempatnya. Ada momen di kamar mayat, ada kejar-kejaran dengan petugas kremasi, dan percakapan telepon dengan dokter yang bingung sendiri. Yang bikin runyam, suami itu sempat berpesan supaya tubuhnya utuh saat dikubur. Tapi bagaimana caranya, sementara satu kakinya sudah dibakar sebagai limbah medis?
Kalau suka ini











