
Ceritanya
Tangan Ifrah Ahmed gemetar saat pertama kali bicara di forum internasional. Dia bukan diplomat, bukan politikus. Hanya seorang perempuan yang kabur dari perang Somalia dan trauma yang membekas di tubuhnya. Di Mogadishu, gadis-gadis seperti Ifrah tumbuh dengan rahasia kelam yang tak boleh dibicarakan. Sunat perempuan bukan sekadar tradisi, melainkan luka yang diwariskan turun-temurun. Ifrah memutuskan tradisi itu berhenti di generasinya. Dengan Aja Naomi King yang memerankannya, film drama 2019 ini mengikuti perjalanan Ifrah dari pengungsi tak bernama menjadi aktivis global yang bicara di panggung PBB. Trauma masa lalu terus menghantuinya, tapi ia sadar diam bukan lagi pilihan. Apakah suaranya cukup keras untuk didengar dunia yang enggan mendengar?
Kalau suka ini












