
Ceritanya
Seorang pengacara karirnya di ujung tanduk. Kasus yang ia tangani hampir pasti kalah, sampai ia menemukan satu saksi yang tak terduga. Samurai dari zaman Edo yang sudah mati tiga ratus tahun lalu, berdiri di depan mejanya, siap bersaksi. Toshiyuki Nishida dan Hiroshi Abe jadi andalan dalam kekacauan pengadilan paling absurd ini. Hantu itu ngotot bicara soal kehormatan, sementara hukum modern cuma butuh bukti fisik. Sidang berubah jadi arena tawar-menawar antara dunia nyata dan alam baka. Jaksa pusing, hakim geleng-geleng, dan pengacara kita cuma bisa pasrah. Pertanyaannya, bagaimana cara meyakinkan pengadilan bahwa pedang samurai dan sumpah leluhur itu valid secara hukum?
Kalau suka ini












