Ceritanya
Lima menit setelah terjun, mereka sadar peta perang bukan cuma soal strategi. Tujuh rekrutan Soviet yang baru lulus pelatihan dikirim langsung ke Afghanistan, ke tempat yang nggak ada di buku panduan militer. Ada yang panik, ada yang nekat, dan ada yang diam-diam nulis surat buat ibu mereka tiap malam. Di Bukit 3234, tembakan datang dari segala arah. Peluru bukan satu-satunya musuh, ada rasa takut yang menggerogoti, ada kawan yang tumbang di sampingmu. Persahabatan mereka jadi satu-satunya tameng yang tersisa. Tapi saat malam tiba dan suara helikopter menjauh, satu pertanyaan menggantung: siapa yang akan pulang hidup-hidup dari bukit ini?
Kalau suka ini













