
Ceritanya
Seorang pemimpin geng motor tewas di jalanan, tapi arwahnya nggak pergi ke mana-mana. Dia masih terlihat, masih marah, dan dendamnya belum selesai. Di kapel sekolah biara yang sunyi, tiba-tiba terdengar suara piano tanpa ada yang memainkannya. Siapa yang duduk di bangku itu setiap malam? Lalu ada toko persembahan untuk arwah, tempat barang-barang aneh disimpan dengan rapi, menyimpan rahasia yang jauh lebih mengerikan dari yang terlihat. Ray MacDonald dan Supanart Jittaleela membintangi tiga kisah horor Thailand ini, masing-masing punya terornya sendiri. Satu pertanyaan mengganggu: dari ketiga cerita itu, mana yang paling nyata?
Kalau suka ini












