
Ceritanya
Tiga hari setelah interogasi, mahasiswa itu ditemukan tewas di sel polisi. Tahun 1987, Korea dikuasai rezim militer, dan kematian pemuda 21 tahun itu langsung dinyatakan serangan jantung. Pemerintah buru-buru memerintahkan kremasi jenazah, seolah ingin menghapus semua bukti. Tapi Jaksa Park, diperankan Hae-jin Yoo, menolak percaya. Ada lebam di tubuh korban, ada saksi yang bicara soal penyiksaan, dan semakin dalam ia menggali, semakin banyak pejabat yang coba membungkamnya. Ia bukan cuma melawan institusi, tapi seluruh sistem yang sudah puluhan tahun berjalan. Di luar, kemarahan publik mulai mengumpul seperti badai yang siap pecah. Pertanyaannya, berapa banyak nyawa yang harus hilang sebelum satu kebenaran diakui?
Kalau suka ini











