Ceritanya
1 September 1939, dan dentuman meriam dari kapal perang Jerman mengawali sesuatu yang tak akan sama lagi. Di Westerplatte, semenanjung kecil yang jadi benteng terakhir, Mayor Sucharski bersama sekitar dua ratus prajurit Polandia memilih bertahan. Mereka tahu peluangnya tipis, tapi mundur bukan opsi. Serangan Nazi datang bertubi-tubi, darat dan laut, sementara amunisi kian menipis. Setiap hari adalah perjuangan antara tetap hidup atau menyerah, dengan pengorbanan yang mulai terasa di setiap sudut pos pertahanan. Michal Zebrowski memerankan komandan yang gamang di antara tugas dan nyawa anak buahnya. Ketika bantuan tak kunjung datang dan luka mulai menumpuk, apa yang membuat mereka masih bertahan?
Kalau suka ini













