Kota ini punya dua wajah, dan keduanya saling mengawasi lewat pantulan yang tak seharusnya ada. Cermin di sini bukan benda, melainkan pintu. Siapa pun yang melangkah terlalu dekat harus siap berhadapan dengan versi dirinya yang lain. Tak ada nama, tak ada petunjuk, hanya dua kota kembar yang diam-diam menyimpan rahasia yang sama. Entah mana yang asli, entah mana yang bayangan.