Sebuah bayi menangis di lobi hotel, dan karier bintang baseball paling bersinar liga tiba-tiba berhenti. Tidak ada siapa-siapa di sekitar, kecuali kartu nama sang atlet yang tergeletak di samping kereta dorong. Bayi itu akhirnya dibawa pulang, mengubah ritme hidup pria yang selama ini hanya tahu statistik dan lapangan. Ujung-ujungnya pengasuhan bayi jauh lebih melelahkan dari babak tambahan sembilan inning. Pertanyaan terbesarnya: siapa ibu anak itu, dan kenapa mempercayakan nyawa pada seorang pemain yang belum pernah memegang tanggung jawab sebesar ini?