Seorang pria biasa yang tidak pernah dianggap beruntung tiba-tiba mendapat kesempatan kedua setelah menolong seorang perempuan asing di halte bus. Pertolongan kecil itu membuka pintu ke serangkaian kejadian aneh: dompet yang hilang kembali dengan isi berlipat, tawaran kerja mendadak dari perusahaan impian, dan rejeki nomplok yang terus berdatangan. Tapi semakin banyak keberuntungan yang ia terima, semakin ia sadar ada harga yang harus dibayar. Wanita itu bukan sembarang orang — dan kebaikan yang ia lakukan mungkin justru menjeratnya dalam permainan nasib yang lebih besar. Apakah keberuntungan benar-benar buta, atau semuanya sudah diatur sejak awal?