Judulnya sudah bilang semuanya, dan itu bukan metafora. Sebuah acara kumpul keluarga yang seharusnya jadi ajang reuni hangat justru berubah jadi mimpi buruk. Di balik senyum dan foto bersama, ada dendam lama yang mengendap. Seseorang di meja makan itu punya rencana yang jauh dari sekadar makan siang bersama. Ketegangan merambat pelan, sampai batas antara sanak saudara dan musuh jadi kabur. Siapa yang sebenarnya duduk di kursi paling dekat dengan pisau?