Kalau ingatan soal akhir dunia masih menempel, apa yang bisa kamu lakukan di hari pertama segalanya runtuh? Seseorang terbangun dengan memori utuh tentang wabah yang mengubah manusia jadi ancaman. Semua yang bakal terjadi, dia sudah tahu. Tapi tahu lebih dulu belum tentu cukup. Persediaan terbatas, orang-orang di sekitar belum percaya, dan waktu terus mendesak. Genre kiamat virus dari Asia ini menaruh taruhan pada satu pertanyaan: bisakah masa depan diubah, atau justru makin kacau karena diubah?