Judulnya saja sudah terdengar seperti obrolan yang pernah terjadi, atau mungkin belum. Seorang penulis lagu yang karakter hitnya tak kunjung enak bertemu seorang arsitek yang selalu diam kecuali harus berkata sesuatu. Di sebuah kafe semoana yang selalu beraroma kopi pekat dan kenangan, mereka bertukar lirik-lirik yang tak pernah sempat selesai. Ada ruang kosong antara kedua jantung ini, tapi juga ada musik yang berulang dan suguhan kebetulan yang tak terduga. Ternyata yang dibutuhkan bukan kata-kata sempurna, tapi keselamatan untuk akhirnya benar-benar mulai.